TUGAS EKONOMI PEMBANGUNAN

PELAKU EKONOMI
(UMKM)
USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
JASA PERDAGANGAN
MAKANAN DAN MINUMAN
INDOMARET
KOTA JAKARTA TIMUR

NAMA  : RAJA DENGGAN’DA N.
NPM      : 30208997
KELAS  : 2 DD 04

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada ALLAH SWT. Karena berkat rahmat-nya saya dapat menyelesaikan tugas ini. pasti masih banyak kekurangan dalam tugas yang saya buat ini, karenanya memang tidak ada manusia yang sempurna. Saya hanya berusaha semampu saya dalam membuat tugas ini. bila ada kesalahan saya akan belajar untuk memperbaikinya. terima kasih saya ucapkan kepada INDOMARET CV. Cahaya perkasa nolempat yang telah memberikan banyak informasi sebagai bahan penelitian saya, sehingga tugas ini dapat terselesaikan.

DAFTAR ISI

Halaman Judul

Kata pengantar

BAB I ASPEK KELEMBAGAAN

1.1 latar belakang

1.2  informasi umum

1.3 tujuan usaha

BAB II ASPEK USAHA

2.1  nama perusahaan dan alamat

2.2  sistem usaha

2.3  tahapan kerjasama

2.4  pola kerjasama

2.5  distribusi barang

2.6  syarat pemasok

2.7  pemasaran

2.8  kendala-kendala yang dihadapi

2.9  keuntungan waralaba indomaret

BAB III ASPEK KEUANGAN

3.1  investasi awal

3.2  kesimpulan

3.3  saran

BAB I

ASPEK KELEMBAGAAN

1.1 Latar belakang

Alasan mendirikan gerai ini di berbagai daerah untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

1.2 Informasi Umum

indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara. Tahun 1997 Pada tahun 1997 Indomaret memperkenalkan sistem kemitraan kepemilikan dan pengelolaan gerai dengan cara waralaba. Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto “mudah dan hemat”.

Lebih dari 3.500 jenis produk makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing, memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen sehari-hari.

Keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan di bawah bendera grup INTRACO, yaitu Indogrosir, BSD Plaza dan Charmant.

1.3 Tujuan usaha

Dalam mendirikan jaringan indomaret mempunyai visi yaitu Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global

BAB II

ASPEK USAHA

2.1 nama perusahaan dan alamat

Perusahaan       : indomaret CV. Cahaya perkasa nolempat (terwaralaba)

Alamat             : jln.H.naman 31 pondok kelapa

2.2 system usaha

Perusahaan ini bergerak dalam bidang penyediaan kebutuhan barang sehari-hari. Dalam membuka gerai di berbagai daerah indomaret menggunakan system waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha antara perusahaan yang memiliki merek dagang dikenal dan sistem manajemen, keuangan dan pemasaran yang telah mantap, disebut pewaralaba, dengan perusahaan/individu yang memanfaatkan atau menggunakan merek dan sistem milik pewaralaba, disebut terwaralaba. Pewaralaba wajib memberikan bantuan teknis, manajemen dan pemasaran kepada terwaralaba dan sebagai imbal baliknya, terwaralaba membayar sejumlah biaya (fees) kepada pewaralaba. Hubungan kemitraan usaha antara kedua pihak dikukuhkan dalam suatu perjanjian lisensi/waralaba.

Berikut sedikit penjelasan mengenai waralaba :

1. Merek

Dalam setiap perjanjian Waralaba, sang Pewaralaba (Franchisor) – selaku pemilik dari Sistem Waralabanya memberikan lisensi kepada Terwaralaba (Franchisee) untuk dapat menggunakan Merek Dagang/Jasa dan logo yang dimiliki oleh Pewaralaba.

2. Sistem Bisnis

Keberhasilan dari suatu organisasi Waralaba tergantung dari penerapan Sistem/Metode Bisnis yang sama antara Pewaralaba dan Terwaralaba. Sistem bisnis tersebut berupa pedoman yang mencakup standarisasi produk, metode untuk mempersiapkan atau mengolah produk atau makanan, atau metode jasa, standar rupa dari fasilitas bisnis, standar periklanan, sistem reservasi, sistem akuntansi, kontrol persediaan, dan kebijakan dagang, dll.

3. Biaya (Fees)

Dalam setiap format bisnis Waralaba, sang Pewaralaba baik secara langsung atau tidak langsung menarik pembayaran dari Terwaralaba atas penggunaan merek dan atas partisipasi dalam sistem Waralaba yang dijalankan. Biaya biasanya terdiri atas Biaya Awal, Biaya Royalti, Biaya Jasa, Biaya Lisensi dan atau Biaya Pemasaran bersama. Biaya lainnya juga dapat berupa biaya atas jasa yang diberikan kepada Terwaralaba (mis: biaya manajemen)

4. Karakteristik lain dari Waralaba

Pihak-pihak yang terkait dalam Waralaba sifatnya berdiri sendiri. Terwaralaba berada dalam posisi independen terhadap Pewaralaba. Independen maksudnya adalah Terwaralaba berhak atas laba dari usaha yang dijalankannya, bertanggung jawab atas beban-beban usaha waralabanya sendiri (mis: pajak dan gaji pegawai).  Di luar itu, Terwaralaba terikat pada aturan dan perjanjian dengan Pewaralaba sesuai dengan kontrak yang disepakati bersama.

2.3  Tahapan Kerja sama

Dalam melakukan kerja sama ada beberapa tahap yang harus dilalui :

1. Presentasi pertama

Supaya presentasi berjalan lebih efektif dan bisa langsung ditindak-lanjuti, bagi terwaralaba yang sudah memiliki usulan lokasi tempat usaha sebaiknya membawa fotocopy dokumen pendukung, seperti : Sertifikat Bangunan, IMB, KTP, KK, dan (jika sudah ada) SIUP, TDP, NPWP, PKP, serta denah lokasi. Pada presentasi pertama ini akan dijelaskan dengan detil mekanisme kerjasama, besarnya investasi, sistem operasional toko, sistem pembagian keuntungan, dan sistem pelaporan.

2. Presentasi kedua

Pada presentasi kedua akan dipaparkan hasil survey kelayakan dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang mengarah pada besarnya nilai investasi. Biasanya pada presentasi kedua ini dilanjutkan dengan penandatanganan MOU (Nota Kesepakatan) yang mencakup butir-butir pembagian tugas antara pihak Indomaret dengan investor dalam mempersiapkan pembukaan toko, mulai dari pengurusan perijinan, renovasi bangunan, pembelian perlengkapan toko, seleksi dan training karyawan, serta term pembayaran.

3. Pembukaan Toko

Setelah semua item kesepakatan direalisasikan, maka toko siap dibuka dengan program promosi yang ditetapkan Indomaret. Segera setelah toko buka, akan ditandatangani Surat Perjanjian Waralaba untuk jangka waktu 5 tahun.

2.4  Pola Kerjasama

Indomaret menawarkan kerja sama dengan 2 pola, yaitu :

A. Tidak memiliki tempat usaha

Jika belum memiliki tempat usaha, Indomaret menawarkan 2 opsi kerja sama :

1. Usulan lokasi toko baru.

Indomaret menawarkan lokasi yang telah disurvey disertai perencanaan matang, mulai dari desain layout toko, estimasi investasi, pendapatan, pengeluaran dan payback period.

2. Take over kepemilikan.

Indomaret menawarkan toko milik sendiri, yang sudah teruji dan menguntungkan. Sistem ini relatif lebih safe namun nilai investasinya lebih tinggi dibanding dengan membuka toko baru karena ada biaya toko, sejak dibuka hingga mencapai kondisi mapan.

Unsur biaya yang merupakan satu paket harga tersebut yaitu:

1. Franchise fee untuk 5 th

2. Peralatan toko dan gudang

3. Sewa tempat selama 5 thn

4. Perijinan

5. Goodwill

Penjualan toko Indomaret memiliki kriteria yang bertujuan memberikan nilai keuntungan dan kepastian berinvestasi dengan mudah.

Kriteria toko Take over adalah :

1. Track record telah teruji

2. Eksistensi toko diterima

3. Perijinan toko telah lengkap

B. Memiliki tempat usaha

Apabila sudah memiliki lokasi usaha, Indomaret menawarkan kerja sama sebagai berikut:

1. Ruang usaha/rumah/tanah.

Prosedur kerjanya sama dengan “Usulan lokasi toko baru”. Indomaret terlebih dulu melakukan survey kelayakan lokasi yang anda usulkan, mulai dari potensi wilayah, peruntukan bangunan dan perijinan, perencanaan layout toko sampai dengan estimasi payback period-nya. Jika semua dinilai layak, kerja sama dapat dilakukan. Akan tetapi jika tidak atau ada kendala lain, Indomaret akan menyarankan untuk mencari lokasi yang lain.

2. Minimarket existing.

Bila anda memiliki toko yang kurang berkembang dan ingin mengembangkannya, dapat bergabung dengan Indomaret. Prosedur standarnya sama, mulai dari survey kelayakan lokasi sampai dengan estimasi payback period. Perlakuan yang membedakannya adalah dalam menghitung investasi perlengkapan toko. jika perlengkapan toko tersebut sesuai dengan standar Indomaret maka investasinya lebih murah. Namun jika tidak sesuai dengan standar Indomaret, perlengkapan tersebut harus diganti baru. Sekilas perhitungannya :

BIAYA FRANCHISE

Rp 36.000.000 (+PPN)

BIAYA INVESTASI

Rp 300.000.000 – Rp 350.000.000

(Franchise Fee, Perijinan, Pembelian, Peralatan Elektronik dan Non elektronik)

BIAYA ROYALTI

Persentase Penjualan Bersih

Rp 0 – Rp. 175.000.000  -> 0 %

Rp 175.000.000 – 200.000.000  -> 2 %

Rp 200.000.000 – 225.000.000  -> 3 %

> Rp 225.000.000  -> 4 %

2.5  Distribusi barang

Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.

2.6  Syarat Pemasok

Indomaret memberikan syarat-syarat kepada semua pihak yang ingin menjadi pemasok produk di jaringan indomaret.  Ketentuan menjadi pemasok dapat dilihat berikut ini :

  • Pemilihan/Seleksi Produk Dagangan

1. Jenis Produk :

– Produk Food & Non Food

– Sesuai target market/segmen Indomaret

2. Kemasan :

– Rapi

– Higienis

– Modern

  • Syarat Produk Dagangan

1. Kualitas & Harga Kompetitif

2. Keamanan Bagi Konsumen :

– Tertera Produsen & Distributor

– Ukuran (Gram / Liter)

– Regrestasi dari Departemen Kesehatan/terkait

– Tanggal Kadaluarsa

– Halal (makanan)

– Barcode

  • Syarat Sebagai Pemasok

1. Melengkapi/Mengisi Form Aplikasi Produk dan Pemasok

2. Berkomitmen atas :

– Pemenuhan Order

– Jadwal Pengiriman

– Sistem Pembayaran

3. Membuat Usulan Kerjasama Promosi

4. Bersedia Melakukan Evaluasi Penjualan.

2.7  PEMASARAN

Sasaran pasar Indomaret adalah  semua kalangan masyarakat. Lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografisnya yaitu keluarga. Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah maupun hadiah langsung. Promosi juga dilakukan dengan memberikan brosur kepada konsumen secara langsung dan juga melalui media internet.

2.8 KENDALA –KENDALA YANG DIHADAPI

1. Saingan

Dalam menjalankan usaha ini akan ada kendala dari minimarket sejenis dimana akan berkurangnya konsumen yang datang. Bila dilihat dari situasi sekarang mulai banyak gerai-gerai baru yang tentunya akan memperbanyak saingan.

2. pasokan produk

Produk yang diterima terkadang ada beberapa produk yang cacat (tidak layak) untuk di pasarkan dikarenan bungkus yang sudah rusak atau tanggal kadaluarsa yang sudah lewat jatuh temponya.

3.Modal

Dalam menjalankan usaha ini diperlukan modal yang cukup besar

2.9  KEUNTUNGAN WARALABA INDOMARET

Investor yang membeli hak waralaba dari indomaret, dalam menjalankan usahanya akan mendapatkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut :

  • Transformasi Pengetahuan
    memperoleh pengetahuan bisnis toko modern dan sekaligus menempatkan investor sebagai pelaku bisnis.
  • Potensi Pasar
    Bantuan survey lokasi dari Indomaret akan memperkaya wawasan mengenai potensi dan strategis tidaknya suatu lokasi
  • Tidak full time
    Dukungan sistem operasional toko yang terintegrasi, membuat para investor tidak perlu terlibat secara full time dalam operasional toko ataupun meninggalkan pekerjaan sebelumnya.
  • Peluang Berkembang
    Investor dapat memiliki lebih dari 1 (satu) unit toko dengan tingkat kesibukan yang sama dan dapat diatur.
  • Minimalisasi Risiko
    Perencanaan matang, mulai survey lokasi sampai dengan pembukaan toko, kecepatan distribusi dan kelengkapan barang dagangan, serta dukungan manajemen toko yang solid akan membantu investor dalam menekan risiko kerugian.

BAB III

ASPEK KEUANGAN

Modal yang digunakan adalah modal sendiri. Perhitungan investasi awal dan prediksi kinerja dapat dilihat berikut ini :

3.1 INVESTASI AWAL

*franchise fee untuk 5 tahun Rp.  36.000.000
*biaya start up dan promosi Rp.  13.500.000
*perizinan dan renovasi Rp.  90.500.000
*peralatan took dan gudang Rp.135.000.000
*pendingin ruangan (AC) Rp   25.000.000
Total investasi awal Rp.300.000.000

PERKIRAAN PENDAPATAN PER BULAN

*Penjualan (Rp 7.000.000 x 30 hari ) Rp.210.000.000
*Asumsi margin keuntungan kotor 11% Rp.  23.100.000

PERKIRAAN PENGELUARAN PER BULAN

* Biaya karyawan 10 orang @ Rp.  1.000.000 Rp. 10.000.000
* Biaya operasional (2% x omset) Rp.   4.200.000
* Biaya royalty (Rp. 25.000.000 x 2%) Rp.      500.000
* Biaya royalty (Rp. 10.000.000 x 3%) Rp.      300.000
Total pengeluaran per bulan Rp. 15.000.000
Laba per bulan = Rp 23,1 juta – Rp 15 juta = Rp 8,01
Perkiraan balik modal = Rp 300 juta : Rp 8,01/bulan
= 37, 5 bulan atau 3,1 tahun

Keterangan :

Asumsi gerai 55 rak

Franchise fee belum termasuk PPN

Belum termasuk modal tempat atau sewa tempat

Belum memperhitungkan biaya distribusi

3.2 KESIMPULAN

Dilihat dari banyaknya gerai-gerai yang ada di berbagai daerah, ini merupakan usaha yang menguntungkan. Kendala terbesar untuk memulai usaha ini yaitu dibutuhkannya modal yang cukup besar dimana tidak semua orang dapat menjalankan usaha ini.

3.3 SARAN

Diharapkan dengan adanya usaha ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta membuka lapangan kerja baru.

1 Komentar

  1. Wonderful, what a website it is! This weblog
    provides helpful information to us, keep it up.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s